Eco Drainase di Fakultas Teknik

0
108

Banjir dan kemarau merupakan masalah serius yang ada di negara Indonesia. Masyarakat pada umumnya mengetahui penyebab banjir adalah hujan, sedangkan kemarau disebabkan karena tidak ada hujan. Tapi kita sebagai manusia harus menyadari semua itu bukan karena hujan, melainkan kita harus bisa memanfaatkan dan mengelola air hujan tersebut. Salah satu cara memanfaatkan dan mengelola air hujan yaitu dengan cara membuat drainase ramah lingkungan (eco-drainase).

Drainase ramah lingkungan (eco-drainase) adalah mengelola kelebihan air dengan cara diresapkan kedalam tanah secara alamiah atau mengalirkan air ke sungai sesuai dengan kapasitas sungai. jika sistem ini diterapkan maka akan mengurangi dampak banjir ketika musim hujan dan kekeringan disaat musim kemarau.

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan Fakultas yang mengedepankan konservasi. Maka dari itu Fakultas Teknik membuat drainase ramah lingkungan yang ada di beberapa titik tempat berkumpulnya air hujan. Ada 3 lubang drainase biopori yang sudah dibuat oleh Fakultas Teknik, 2 lubang ada selatan Masjid Fakultas Teknik, 1 lubang ada timur gedung E1. 2 lubang drainase biopori  yang adi di selatan masjid berfungsi mengalirkan air kedalam tanah. Sedangkan 1 lubang yang ada di timur gedung E1 bertujuan untuk menyerap air hujan dan sisa air wudzu untuk digunakan penyiraman tanaman saat musim kemarau.

Dekan FT Dr Nur Qudus MT IPM mengatakan dalam beberapa waktu kedepan Fakultas Teknik akan menambah lubang drainase biopori di beberapa tempat dengan curah aliran hujan yang tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here